Sorotan.id – Wanita muda yang diamankan Satresnarkoba Polres Pasaman karena terlibat peredaran gelap narkoba pada, Minggu (19/1) kemarin, ternyata pernah menjadi Asisten Lapangan (Aslap) di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Nagari Koto Kaciak Barat, Kecamatan Bonjol.
Gadis berinisial I (21) ini ditangkap sekitar pukul 18.25 Wib di Halaman Masjid Surau Batu. Ditangan pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan 15 Paket kecil daun ganja kering siap edar.
“Pelaku hampir setiap hari terlihat beraktifitas di dapur SPPG yang merupakan program penyediaan makanan bergizi di Nagari Koto Kaciak Barat. Patut dicurigai bahwa kawasan tersebut digunakan sebagai tempat peredaran Narkoba,” ungkap salah seorang warga sekitar.
Ia berharap agar pihak terkait segera mengambil langkah tegas dan transparan, termasuk melakukan tes urine terhadap seluruh petugas SPPG Koto Kaciak Barat tersebut.
“Langkah ini dinilai penting untuk memastikan lingkungan kerja bersih dari narkoba dan menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga menekankan pentingnya pengawasan ketat agar makanan gratis yang dibagikan kepada anak-anak benar-benar aman, sehat, dan terbebas dari pengaruh narkotika.
Terpisah, pemilik Satuan Pelayanan Pemilihan Gizi (SPPG) Nagari Koto Kaciak Barat, Dufi Edwar mengakui bahwa pelaku yang tertangkap oleh Satresnarkoba Polres Pasaman beberapa waktu lalu itu, memang pernah menjadi Asisten lapangan (Aslap) SPPG Nagari Koto Kaciak Barat.
“Dia pernah menjadi Aslap kami, tetap hanya selama empat hari semenjak launching dapur SPPG. Namun, ketika ia ditangkap, pelaku sudah tidak menjadi Aslap lagi selama lima hari. Ia telah berhenti atas kemauannya sendiri,” terang Dufi Edwar yang juga Anggota DPRD Pasaman dari Fraksi Gerindra ini.










