Sorotan.id – Dinas Kehutanan Sumatera Barat mencatat ada 66 kasus kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang terjadi sepanjang Januari – Juli 2025 yang tersebar di beberapa wilayah.
“Dari yang sudah kita pantau dan tangani terdapat 66 kasus karhutla dari Januari sampai 20 juli 2025. Sepanjangan Juli saja sudah terdapat 22 kasus,” kata Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Ferdinal Asmin kepada wartawan Senin, (21/7) sore.
Ia mengatakan, luas lahan yang terbakar masih bersifat sementara, namun dari 66 kasus tersebut sudah tercatat 201 hekatere lahan dan hutan yang terbakar.
“Ini masih data sementara, masih banyak yang belum terdata karena sebagian wilayah masih dalam tahap pemadaman api,” ujarnya.
Ia melanjutkan, sebagian besar kebakaran disebabkan oleh kelalaian saat pembukaan lahan oleh petani.
“Dari 66 kasus yang tercatat, sekitar 85 persen terjadi pada tahap awal pembukaan lahan oleh petani dan menjalar sampai ke hutan,” tuturnya.
Ia mengatakan, kebakaran dengan skala besar salah satunya terjadi di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan saat ini masih dalam tahap pemadaman api.
“Di Nagari Tarantang kebakaran cukup besar, masih dalam tahap pemadaman,” sebutnya.











