Sorotan.id – Sebanyak 150 anak dari keluarga miskin ekstrem di Kota Padang, Sumatera Barat akan memulai pendidikan di Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2025. Program ini merupakan inisiatif Kementerian Sosial RI yang diluncurkan serentak di seluruh Indonesia pada tahun ajaran baru 2025/2026.
Sekolah Rakyat adalah program pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan, yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrim berdasarkan data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN). Program ini mengusung konsep boarding school (sekolah berasrama) gratis.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang, Heriza Syafani mengatakan mengatakan, sekolah rakyat untuk Kota Padang dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Padang.
“Saat ini sudah ada 150 siswa dari keluarga miskin ekstrem di Kota Padang yang telah terverifikasi untuk mengikuti program Sekolah Rakyat. Sekolah ini akan dimulai pada 14 Juli 2025 mendatang, yang juga bertepatan dengan tahun ajaran baru 2025/2026,” tuturnya dihubungi sorotan.id, Selasa, (8/7).
Ia mengatakan, 150 pelajar yang terpilih berasal dari 11 kecamatan yang ada di Kota Padang, yang nantinya akan dibagi menjadi enam kelas belajar.
“Dari 150 siswa tersebut akan dibagi menjadi 6 kelas. Satu kelas nantinya akan di isi oleh 25 anak,” ujarnya.
Ia melanjutkan persiapan Pemko Padang sejauh ini sudah matang, tinggal memproses pengajuan surat keputusan kepada Walikota Padang terkait 150 pelajar yang akan mengikuti Sekolah Rakyat.
“Persiapan kita untuk 14 Juli itu sudah matang,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk tenaga pengajar telah disiapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), mulai dari kepala sekolah hingga para guru yang akan mengajar.
“Untuk tenaga pengajarnya sudah disiapkan oleh Kemendikdasmen,” imbuhnya.











