Sorotan.id – Seorang wanita asal Kabupaten Siak, Provinsi Riau bernama Rini Aswita (55) dilaporkan meninggal dunia di perairan Sungai Pisang, Bungus Teluk Kabung, Minggu (11/5/2025). Korban merupakan salah satu dari 16 wisatawan yang tercebur ke laut akibat kapal yang ditumpanginya terbalik.
Informasi yang diterima oleh Sorotan.id, Korban bersama teman satu kantornya yang berasal dari PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) sebanyak 16 orang hendak pergi berlibur ke Pulau Pagang, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.
Saat kapal berangkat dari tepian Pulau Pisang, cuaca memang sudah hujan namun belum disertai badai.
Naas, Setelah berada di tengah laut untuk menyeberang ke Pulau Pagang, tiba-tiba badai datang dan ombak menjadi tinggi. Beberapa kali kapal dihantam ombak besar hingga kapal kemasukan air.
Kapten Kapal bernama Doni Pattimura (49) sempat berupaya untuk kembali ke tepian Pulau Pisang. Tapi usahanya gagal karena kapal dihantam ombak besar dan dibawa kembali ke tengah laut. Upaya ini dilakukan beberapa kali dan akhirnya Doni memutuskan untuk mencari posisi lain untuk menghindari terjangan ombak.
Namun di tengah usahanya tersebut, ombak besar dan keras menghantam kembali dan kapal menjadi terbalik. Seluruh penumpang di kapal tercebur ke laut. Masyarakat dan nelayan sekitar yang melihat kejadian langsung melakukan pertolongan dan menghubungi petugas.
Setelah berhasil mengevakuasi seluruh wisatawan, satu wisatawan bernama Rini Aswita meninggal dunia. Sedangkan 15 rekannya berhasil selamat.
Insiden Kapal terbalik dan memakan korban jiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Bungus Teluk Kabung, AKP Syamsurizal.
“Benar terjadi kapal terbalik saat membawa wisatawan yang ingin menyeberang ke Pulau Pagang dari Pulau Pisang. Satu orang wisatawan asal Perawang Siak, Riau Meninggal Dunia,” kata Kapolsek.
Dikatakannya, seluruh wisatawan yang berada didalam perahu sudah menggunakan pelampung.
“Seluruh wisatawan dan korban menggunakan pelampung. Namun insiden ini tetap juga memakan korban jiwa,” kata Syamsurizal.
Untuk saat ini, korban sudah dibawa ke Puskesmas Bungus Teluk Kabung. Termasuk beberapa rekannya, juga mendapatkan perawatan medis di puskesmas.
Sampai saat berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum berhasil menghubungi keluarga korban. Pasalnya, seluruh barang dan Handphone korban dan rekannya tenggelam di tengah laut. (*)









