Sorotan.id – Sempat viral video aksi pemalakan dan pungli yang memaksa para pengguna jalan yang lewat di jalan lintas nasional Sumbar – Riau di wilayah Jorong Lubuak Jantan, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota.
Video ini langsung ditanggapi oleh Satreskrim Polres Limapuluh Kota dengan menerjunkan tim khusus untuk menangkap para pelaku pungli pada Senin (26/5/2025) sekitar ukul 01.00 WIB. Alhasil, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, Iptu Repaldi berhasil menggaruk sebanyak 10 orang pria dewasa yang diduga pelaku pemalakan dan pungli.
Informasi yang diperoleh Sorotan.id, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara tim dari Satreskrim Polres Limapuluh Kota dengan para terduga pelaku pungli. Ada pelaku yang berhasil kabur dengan memanfaatkan semak belukar dan gelapnya malam.
Dengan 10 pria dewasa terduga pelaku pemalakan dan pungli yang berhasil diamankan, polisi juga mendapati sisa narkoba jenis sabu di sekitar lokasi pungli. Diduga para pelaku sedang menikmati barang haram ini disekitar lokasi, namun harus buru-buru dibuang karena kedatangan polisi. Penemuan sisa sabu ini diteruskan ke Satnarkoba Polres Limapuluh Kota untuk diproses lebih lanjut.
“Kami tidak akan mentolerir tindakan criminal apapun. Apalagi sudah mengganggu ketertiban, mengancam dan membahayakan masyarakat,” ucap Kasat Reskrim, Iptu Repaldi.
Ia juga mengatakan seluruh terduga pelaku sudah dibawa dan diamankan di Polres Limapuluh Kota. Mereka seluruhnya berasal dari Nagari Manggilang dengan latar belakang beragam. Mulai dari Sopir, Petani, pengangguran hingga sales.
Barang bukti yang diamankan dari sejumlah terduga pelaku berupa uang hasil Pungli sebesar Rp 163 ribu, kaca pirek berisi sisa sabu, jarum pembakar, serta alat-alat pungli seperti tangguk dan ember cat bekas. Serta 2 buah senter yang digunakan untuk aktivitas pungli di malam hari. (*)









