Sorotan.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang optimistis untuk dapat meraih Piala Adipura pada 2025 ini. Wali Kota Fadly Amran bahkan terus berupaya merangkum seluruh potensi Kota Padang untuk dapat merealisasikan target yang dipatok tersebut.
“Kita optimis meraih Piala Adipura tahun 2025 ini karena kita sudah bekerja keras, namun tentu kerja keras ini tidak hanya bisa dibebankan kepada satu dua pihak saja. Seluruh potensi Kota Padang harus turut merealisasikannya,” katanya usai mengikuti Paripurna DPRD Kota Padang Tutup Masa Sidang III 2025 dan Buka Masa Sidang I Tahun 2025/2026 di Gedung DPRD Kota Padang, Aie Pacah, Kamis (28/8/2025).

Dikatakan Fadly Amran, saat ini verifikator Piala Adipura tengah berada di Kota Padang untuk melakukan penilaian lapangan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Padang, ayo kita memilah sampah di rumah untuk mengurangi sampah yang diangkut ke TPA, jangan membakar sampah, jangan sampai membuang sampah sembarangan,” imbaunya.
Berdasarkan hasil penilaian sementara dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kota Padang saat ini menempati peringkat pertama untuk kategori kota besar seluruh Indonesia dengan nilai 66,25.

“Untuk seluruh penilaian kita sudah sangat excel tapi bagaimana kesadaran kita sebagai masyarakat juga berkontribusi, setiap harinya mengingatkan betul, tiada hari tanpa mengingatkan diri untuk menjaga lingkungan sekitar,” kata Wali Kota lulusan lulusan Shoreline Community College dan Universitas Seattle tersebut.
Lebih lanjut, Fadly Amran menjelaskan bahwa saat ini di semua kelurahan di Kota Padang sudah terdapat Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) yang bertugas menjemput sampah langsung ke rumah atau tempat usaha warga.
“Tentu kami berharap seluruh kita mengingatkan sanak saudara, lingkungan sekitar untuk betul-betul menjaga kebersihan Kota Padang,” ujar dia.

Langkah untuk memperkuat LPS sebagai ujung tombak dalam pengelolaan sampah juga terus dilakukan, diantaranya dengan melengkapi fasilitas penunjang, seperti ketersediaan bentor sampah di setiap LPS.
Pada Rabu (20/8/2025) lalu, Fadly Amran langsung menyerahkan sebanyak 178 bentor sampah untuk LPS se-Kota Padang. Dengan fasilitas ini, sampah rumah tangga bisa dijangkau hingga ke gang-gang sempit sebelum ditempatkan ke kontainer dan diolah lebih lanjut.
“Caranya adalah mengumpulkan seluruh sampah di Kota Padang tanpa terkecuali. Dengan bentor, tidak ada lagi sampah yang menumpuk di perumahan. Semua bisa tertangani lebih baik,” ujar Fadly Amran.

Menurutnya, keberadaan bentor dan LPS merupakan bagian dari penerapan ekonomi sirkular. Setiap tahapan pengelolaan harus terus dievaluasi agar sistem semakin efektif.
Ia menegaskan, kebersihan dan keamanan lingkungan menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Padang.
“Dengan binaan yang baik terhadap LPS, kita targetkan tidak ada lagi sampah yang berserakan di gang-gang perumahan. Semuanya harus tertata dan terkelola,” tegasnya. (*)











