Sorotan.id – Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Diseminasi Teknologi Pellet Pakan Komplit untuk Penggemukan Sapi Potong.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Tanjung Pati, pada Rabu (23/7). Acara ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif Program Kitalisator Kemitraan Berdikari, yang mengusung pendekatan Penthelix (akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) untuk mewujudkan hilirisasi teknologi dan dampak nyata dari kampus kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-lembaga dalam menghadirkan solusi nyata terhadap tantangan sosial, ekonomi, dan pengembangan teknologi di tingkat daerah.
Ia menyampaikan materi bertajuk City Branding The Central of Agro sebagai bagian dari Rencana Aksi Pengembangan Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi sentra agrobisnis dan agroindustri, khususnya di sektor peternakan sapi potong.
“Kami melihat bahwa Lima Puluh Kota memiliki sumber daya alam, lahan, dan SDM yang luar biasa. Tantangan kita adalah menjahit semua potensi itu dalam ekosistem pertanian dan peternakan yang terintegrasi. Karena itu, branding The Central of Agro bukan sekadar nama, tapi arah pembangunan,” sebutnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan sektor agro tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata, melainkan butuh dukungan riset kampus, industri pakan, pelaku usaha ternak, hingga media dan komunitas petani milenial.
“Diseminasi teknologi pakan ini menjadi bagian dari hilirisasi pengetahuan agar tidak berhenti di ruang laboratorium, tetapi bisa langsung diterapkan oleh peternak di lapangan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas ternak, khususnya sapi potong,” sebutnya.











