Sorotan.id – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyambut kepulangan 201 jemaah haji asal daerah tersebut yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12 dan 15. Penyambutan itu berlangsung di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Payakumbuh pada Rabu (16/7).
Wali Kota Zulmaeta mengatakan, kepulangan para jemaah bukan hanya akhir dari sebuah perjalanan ibadah, tetapi juga awal dari misi baru sebagai pribadi-pribadi yang telah dimuliakan.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas kepulangan tamu-tamu Allah dalam keadaan sehat walafiat. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa berkah, tidak hanya bagi diri pribadi, tapi juga bagi lingkungan sekitar,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Ia melanjutkan, nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kedamaian yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat menjadi teladan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Kepulangan ini adalah awal bagi Bapak dan Ibu untuk menjadi contoh dan pembawa pesan toleransi serta harmoni. Mari jadikan pengalaman spiritual ini sebagai energi baru untuk membangun Payakumbuh secara kolektif,” sebutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zulmaeta menyampaikan apresiasinya kepada IPHI Kota Payakumbuh. Ia menilai IPHI sebagai salah satu kelompok masyarakat yang paling solid dan aktif, serta mampu menjadi jembatan penguat ukhuwah di tengah keberagaman.
“Saya belum pernah bergabung dalam kelompok masyarakat sebesar dan seaktif IPHI ini. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Payakumbuh sangat bersatu dan siap bersama membangun kota ini,” katanya.
Ia melanjutkan, Pemko Payakumbuh mengajak seluruh elemen, termasuk para jemaah haji, untuk ikut berperan serta dalam memajukan Kota.
“Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, mari kita hadapi tantangan pembangunan. Jangan hanya bergantung pada APBD, tetapi mari kita tumbuhkan semangat kolaborasi untuk menciptakan perubahan,” sebutnya.
Ketua Kloter, Ustadz Miftahul Gani, mengatakan di Payakumbuh jemaah lansia mendapat pelayanan langsung dari pemerintah kota dan Kementerian Agama berupa akomodasi kendaraan hingga ke depan pintu rumah.
“Kendaraan pribadi Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga mobil kepala OPD dikerahkan untuk memastikan jemaah lansia dapat berangkat dan pulang dengan aman dan nyaman. Ini bentuk pelayanan publik yang luar biasa,” katanya.











