Sorotan.id – Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Bareskrim Polri tengah menyelidiki dugaan praktik peredaran beras oplosan yang melibatkan puluhan merek beras premium di Indonesia.
Kasus ini mencuat setelah adanya laporan soal mutu beras yang tidak sesuai standar serta berat kemasan yang diduga dikurangi.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, sejauh ini ada 212 produsen beras yang ditengarai melakukan praktik curang, 10 diantaranya telah diperiksa Satgas Pangan di Bareskrim Polri.
“Ada 10 perusahaan terbesar yang sudah dipanggil oleh Bareskrim, Satgas Pangan,” ujarnya dikutip dari TribunJabar.id, Senin, (14/7).
Berikut 26 merek beras yang tak sesuai regulasi yang diperiksa polisi dari 10 perusahaan
1. Sania
2. Sovia
3. Fortune
4. Siip
5. Alfamidi Setra Pulen
6. Beras Premium Setra Ramos
7. Beras Pulen Wangi
8. Food station
9. Ramos Premium
10. Setra Pulen
11. Setra Ramos
12. Raja Platinum
13. Raja Ultima
14. Lariss
15. Leezaat
16. Topi Koki
17. Elephas Maximus
18. Slyp Hummer
19. Ayana
20. Dua Koki
21. Beras Subur Jaya
22. Raja Udang
23. Kakak Adik
24. Pandan Wangi BMW Citra
25. Kepala Pandan Wangi
26. Medium Pandan Wangi











