Sorotan.id – Para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 4 Padang mulai menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di hari pertama sekolah, Senin (14/7/2025).
Sekolah Rakyat di Kota Padang ini dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) yang berada di Kecamatan Pauh.
Kepala BBPPKS Nuryadi mengatakan, selain MPLS, para siswa juga akan melakukan registrasi ulang dan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Puskesmas Kecamatan Pauh di hari pertama masuk.
“Selanjutnya siswa akan dikenalkan dengan guru, kepala sekolah, wali asrama, serta lingkungan sekolah secara menyeluruh,” sebutnya dilansir dari Kominfo Padang, Senin, (14/7).
Ia mengatakan Sekolah Rakyat tetap mengacu pada kurikulum nasional. Namun, yang membedakannya adalah penguatan pendidikan karakter, karena sekolah ini menerapkan sistem boarding school.
“Untuk penguatan karakter, kami bekerja sama dengan unsur TNI agar anak-anak memiliki rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Saat ini, Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang memiliki 11 orang guru. Namun, untuk mata pelajaran Agama, guru khusus belum tersedia dan pihak sekolah masih berkoordinasi dengan Kementerian Agama.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang, Azizah Batubara, mengatakan, siswa yang terdaftar berasal dari 11 kecamatan di Kota Padang.
“Saat ini jumlah siswa sebanyak 149 orang, satu orang telah mengundurkan diri, dalam waktu dekat akan kita cari penggantinya. Kami memiliki 11 guru, 2 wali asuh, 2 wali asrama, satu operator, satu bendahara, dan satu tenaga tata usaha,” sebutnya.
Ia mengatakan, para siswa juga akan dibekali dengan program penguatan bakat dan minat, serta mengikuti berbagai kegiatan intra maupun ekstrakurikuler.
Sementara itu, Wawako Maigus Nasir mengatakan Pemerintah Kota Padang berkomitmen mencari lahan seluas minimal 6,5 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.
“Program Sekolah Rakyat yang dicanangkan pemerintah pusat sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan kota ini sebagai Kota Pintar,” ungkapnya.
Ia mengatakan, banyak manfaat yang akan diperoleh siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, termasuk biaya pendidikan yang ditanggung pemerintah, hingga kesempatan mengenal banyak teman baru.
“Hari ini adalah awal perjuangan. Walaupun jauh dari keluarga, kita harus tetap semangat. Bertekadlah menjadi generasi emas. Bangun silaturahmi, jaga disiplin,” sebutnya.
Diketahui, Sekolah Rakyat adalah program Kementerian Sosial RI yang diluncurkan serentak hari ini di seluruh Indonesia dengan mengusung konsep boarding school (sekolah berasrama) gratis. Sekolah Rakyat ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan, yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrim berdasarkan data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN).











