Sorotan-id – Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sungai Kamuyang bersama masyarakat setempat hibahkan tanah seluas 10 hektar untuk mendukung berdirinya sekolah rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Penyerahan hibah tersebut dilakukan langsung oleh Ketua KAN Sungai Kamuyang, Irmaizar Dt Rajo Mangkuto, didampingi sejumlah tokoh masyarakat kepada Bupati Limapuluh Kota, H. Safni di Ruang Rapat Kantor Bupati, Bukik Limau Sarilamak pada Senin, (8/7).
Ketua KAN Irmaizar Dt. Rajo Mangkuto menyampaikan bahwa hibah ini bukan sekadar penyerahan lahan, melainkan bentuk nyata komitmen adat untuk ikut mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Ini bukan hanya soal lahan, tapi komitmen bersama. Kami ingin hadirnya Sekolah Rakyat benar-benar membawa manfaat jangka panjang untuk masyarakat,” ujarnya.
Bupati Lima Puluh Kota Safni mengatakan, kolaborasi ini merupakan wujud sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku adat dalam mendukung program pembangunan strategis daerah.
“Ini bukti bahwa pembangunan tak bisa berdiri sendiri. Ketika adat, pemerintah, dan masyarakat bersatu, maka program sebesar apapun akan terlaksana dengan baik. Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang bagi generasi masa depan kita,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Nagari Sungai Kamuyang, Dedi Sunardi mengatakan bahwa pihak nagari siap berkolaborasi penuh dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan program ini.
Menurunnya, dukungan masyarakat yang solid menjadi kekuatan besar agar pembangunan berjalan lancar.
“Kami yakin, dengan sinergi masyarakat dan pemerintah, Sekolah Rakyat akan menjadi kebanggaan nagari kami,” ungkapnya.
Diketahui, sekolah Rakyat adalah program Kementerian Sosial RI untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan, ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrim berdasarkan data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN). Program ini mengusung konsep boarding school (sekolah berasrama) gratis.











