Sorotan.id – Puluhan pengunjung kedai tuak yang terletak di pinggir jalan Raya Bukittinggi – Payakumbuh, Jorong Piladang, Nagari Koto Tongah Batuhampar, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, berhamburan saat didatangi tim gabungan Satpol PP Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (7/6/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.
Para pengunjung yang tengah menikmati minuman keras dan musik tersebut tidak bisa berkutik saat diperiksa oleh petugas. Namun saat pemeriksaan, ada seorang perempuan muda berpakaian ketat berupaya untuk melarikan diri. Usaha ini sia-sia karena petugas sudah terlebih dahulu mengepung semua sisi lokasi kedai tuak.
Satpol Kabupaten Limapuluh Kota, memang sudah mengintai aktivitas kedai tuak ini sejak beberapa hari terakhir. Pasalnya, dalam suasana Hari Raya Idul Adha, kedai tetap beroperasi. Apalagi menyediakan perempuan muda berpakaian seksi untuk menemani pengunjung, serta ada beberapa kamar yang disekat alakadar dengan triplek.
“Saat kami datang, pengunjung berhamburan dan berupaya melarikan diri. Namun lokasi sudah kami kepung, tidak ada yang bisa lari,” kata Plh. Sekretaris Satpol PP Kabupaten Limapuluh Kota, Sarnen Indra usah memimpin penggerebekan.
Dalam operasi ini, sebanyak 9 perempuan muda berpakaian ketat diamankan tim gabungan Satpol PP Kabupaten Limapuluh Kota. Termasuk belasan botol miras, teko dan gelas.
Mereka yang diamankan langsung diboyong ke Markas Satpol PP Kabupaten Limapuluh Kota untuk menjalani pemeriksaan.
“Seluruh barang bukti serta wanita yang terjaring dibawa ke Markas dan dilakukan pendataan. Kemudian memanggil keluarganya sebagai efek jera,” kata Sarnen.
Dalam razia kali ini, Satpol PP Kabupaten Limapuluh Kota bergerak atas laporan masyarakat yang telah resah dengan aktivitas kedai tuak. Karena selalu ramai pengunjung, Satpol PP melibatkan TNI, Polri, dan perangkat Nagari dalam kegiatan kali ini. (*)









