Ditanya soal jembatan permanen, Diaz belum bisa memastikan kapan akan dibangun. Pasalnya, harus menunggu anggaran tersedia.
“Karena kejadian jalan amblas ini secara tiba-tiba. Belum ada anggaran untuk pembuatan jembatan permanen dijalan amblas ini. Untuk sementara waktu baru bisa membangun jembatan darurat agar arus lalu lintas Sumbar – Jambi tetap berjalan normal,” ucap Diaz.
Sebelumnya, jalan nasional lintas Sumatera yang menghubungkan Provinsi Sumbar dengan Jambi Amblas di KM 58, wilayah Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo pada Minggu (2/3/2025).
Jalan ini amblas akibat gerusan tanah saat banjir besar di wilayah tersebut. Intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Sabtu (1/3/2025) membuat air Sungai Tukum berdebit besar dan meluap. Akibatnya, Crossdrain atau gorong-gorong eksisting pada badan jalan tidak mampu menampung debit air tersebut sehingga crossdrain tergerus dan badan jalan amblas. (*)









