Sorotan.id – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) hampir rampung membangun jembatan darurat di jalan amblas KM 58, wilayah Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo. Diperkirakan progress Pembangunan jembatan darurat sudah 60 persen.
Dikutip dari Tribun Jambi, para pekerja terus berupaya maksimal membangun jembatan darurat ini secepat mungkin. Mengingat, jalan yang amblas ini adalah akses jalan nasional yang menghubungkan antara provinsi Sumbar dengan Jambi.
Kepala Satker PJN II Jambi, Diaz Shodiq mengatakan jembatan darurat ini terbuat dari baja dan dibangun sepanjang 30 meter. Kemudian akan dibangun juga 20 box culvert sebagai sebagai saluran dibawah jembatan.
“Saat ini diperkirakan progress Pembangunan Jembatan Darurat ini sekitar 60 persen,” kata Diaz, Selasa (4/3/2025).
Namun, Diaz memprediksi jembatan darurat sudah bisa dilalui pada Kamis (6/3/2025), jika seluruh komponen sudah terpasang rapi dan kuat.
“Kalau tidak ada kendala, Kamis besok sudah bisa dilakukan ujicoba. Tetapi kami harus pastikan seluruh komponen jembatan sudah terpasang dengan rapi dan kokoh,” kata Diaz lagi.
Untuk scenario ujicoba, jembatan darurat hanya mampu menampung beban maksimal 20 ton. Sedangkan kendaraan yang melebihi beban 20 ton, akan dialihkan ke jalan alternatif hingga jembatan permanen dibangun.









