Sorotan.id -Hujan lebat di hulu sungai lereng Gunung Marapi Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menyebabkan debit air sungai meningkat dan memicu banjir bandang. banjir lahar dingin menghantam lokasi pemandian air panas yang berada di kawasan Masjid Ishlah. Sementara di Nagari Batubasa, Kecamatan Pariangan, banjir lahar menghantam masjid dan rumah warga di Jorong Sialahan. Di Kawasan Koto Baranjak, Nagari Baringin, Kecamatan Limo Kaum, banjir lahar dingin menyebabkan jembatan rusak di kedua sisinya.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, turun langsung ke lapangan untuk meninjau situasi terdampak pada beberapa titik, seperti aliran sungai di Nagari Baringin, Nagari Limo Kaum, Nagari Parambahan, dan Nagari Pariangan.
Eka Putra menghimbau kepada seluruh masyarakat Tanah Datar untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan yang tinggi saat ini. Dia juga memberikan peringatan kepada pengguna jalan, khususnya yang melewati jalur Kubu Karambia menuju Batusangkar dan dari Ombilin menuju Batusangkar, agar lebih berhati-hati karena rawan kecelakaan.
“kami mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya banjir bandang saya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah turun langsung tadi malam melihat situasi di lapangan,” kata Bupati.
Selain itu, dalam situasi seperti ini, bupati menekankan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh berita bohong atau hoaks yang bisa beredar di media sosial.
“Jangan mudah terpancing oleh berita bohong atau hoaks yang bisa beredar di media sosial,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya untuk memeriksa kembali kebenaran informasi sebelum dipercayai, dan bersama Forkopimda, mereka berusaha mengendalikan situasi ini.
Melalui turun langsung ke lokasi dan imbauan kepada masyarakat, upaya bupati ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kewaspadaan di tengah kondisi darurat akibat banjir bandang yang melanda daerah tersebut.











