Sorotan.id – Smart Surau sebagai salah satu Program Unggul (Progul) Pemerintah Kota (Pemko) Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir bakal berjalan secara penuh mulai 1 Oktober 2025.
Tahap persiapan pun dilakukan, mulai dari pembentukan satuan tugas (satgas) pada Agustus hingga sosialisasi ke masyarakat pada awal September.

“Mulai 1 Oktober 2025, Smart Surau akan diterapkan secara penuh di seluruh masjid dan musala di Kota Padang. Sebelumnya, pada 1 September, kita lakukan sosialisasi kepada pengurus rumah ibadah, sekolah, dan masyarakat. Setiap pejabat Pemko Padang juga diwajibkan memiliki satu rumah ibadah binaan,” kata Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan Smart Surau dirancang untuk menghidupkan masjid dan musala sepanjang tahun, tidak hanya saat Ramadan.

“Kita ingin masjid hidup setiap hari, tidak ada perbedaan antara bulan puasa dan bulan biasa. Dengan Smart Surau, aktivitas akan berjalan terus-menerus, mendekati sempurna,” ujar Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, konsep Smart Surau adalah pendidikan agama yang terintegrasi antara sekolah dan masjid. Anak-anak akan melaksanakan salat berjamaah enam waktu plus salat dhuha, dengan dua waktu di masjid dan tiga waktu di sekolah.
Pagi hari ada Subuh Mubarokah, kemudian anak-anak pulang untuk sarapan sebelum berangkat sekolah. Sore hingga malam, mereka kembali ke masjid untuk Magrib dan Isya berjamaah.
Program ini juga memadukan salat Subuh berjamaah, Subuh Jumat, dan Didikan Subuh pada Minggu pagi untuk anak TPQ. Setiap masjid akan memiliki variasi kegiatan sesuai karakter jamaahnya.

“Siswa yang diwajibkan berjamaah subuh di masjid adalah kelas 4-6 SD, SMP, dan SMA. Kita membangkitkan potensi anak-anak ini, supaya setiap masjid punya kekhasan,” jelas Maigus.
Sekitar 15 ribu aparatur sipil negara (ASN) di Kota Padang akan dilibatkan langsung, dengan tanggung jawab mengasuh satu rumah ibadah. Keaktifan ASN akan menjadi indikator penilaian jabatan.
Satgas Smart Surau akan dibentuk mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga masjid dan musala.

“Program ini adalah gerakan bersama, bukan sekadar proyek. ASN, masyarakat, dan sekolah akan bergerak dalam satu irama,” tegas Maigus Nasir.
Dukungan untuk penerapan Progul Smart Surau pun mendapat dukungan dari pihak sekolah, salah satunya disampaikan Kepala MAN 3 Padang, Marliza, mengapresiasi penuh atas dukungan Pemko Padang terhadap dunia pendidikan.
“Program Smart Surau sangat relevan bagi sekolah dan madrasah. Ini tidak hanya mendukung pembelajaran akademik, tetapi juga menguatkan pembinaan akhlak, tahfiz, dan pemahaman Alquran. Dukungan fasilitas dari Pemko benar-benar luar biasa,” ujarnya. (*)











