Sorotan.id – Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman hadiri acara peluncuran buku kolaboratif karya guru dan siswa SMP Negeri 8 Payakumbuh, Jumat pada (18/7).
Buku ini berjudul Ketika Cita-Citaku Setinggi Langit, Maka Aku Akan Berusaha untuk Menggapainya Walaupun Hanya Setinggi Bintang, yang merupakan hasil tulisan inspiratif yang dirangkai selama program literasi sekolah berlangsung.
Dalam sambutannya, Wawako Elzadaswarman yang akrab mengapresiasi inisiatif sekolah dalam mendorong lahirnya budaya literasi.
“Saya sangat bangga bisa menyaksikan langsung hasil karya luar biasa dari para guru dan siswa. Sekolah harus menjadi tempat lahirnya kreativitas, bukan sekadar tempat belajar,” ujarnya.
Ia mengatakan, penerbitan buku ini mencerminkan dedikasi guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan melalui karya.
Ia juga mengapresiasi para siswa yang berani mengekspresikan gagasan mereka dalam bentuk tulisan sejak usia dini.
“Usia muda bukan penghalang untuk berprestasi. Saya dorong agar ke depan setiap guru bisa menulis buku sendiri dengan tema yang lebih beragam,” katanya.
Elzadaswarman juga mengajak para pelajar untuk terus menumbuhkan semangat belajar dan berkompetisi dalam hal-hal positif. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan pengembangan diri bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah di tengah tantangan zaman.
“Remaja hari ini adalah generasi kreatif. Maka para pendidik juga harus kreatif dalam mendidik. Cara konvensional saja tidak cukup,” ujarnya.
Kepala SMPN 8 Payakumbuh, Hendri, mengatakan, proses penyusunan buku berlangsung sejak akhir 2024. Buku tersebut melalui tahapan pelatihan menulis, kelas kreatif, hingga pendampingan dari para guru bahasa.
“Keterlibatan guru, siswa, alumni, bahkan staf sekolah menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Inilah semangat kolaboratif yang kami jaga,” katanya.
Ia melanjutkan, proses penerbitan sempat tertunda karena tingginya minat penulis baru yang ingin berkontribusi dalam buku tersebut, serta kesibukan tim editor dan kurator.











