Sorotan.id – Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menghadiri peringatan Hari Anak Nasional ke-41 dan kegiatan Apresiasi Duta Anak Kota Bukittinggi tahun 2025 yang dilaksanakan pada Rabu, (16/7).
Kegiatan ini mengangkat tema Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045, dan sekaligus bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Bukittinggi terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak dalam mewujudkan Indonesia Layak Anak pada tahun 2030.
Kegiatan diisi dengan pengucapan Suara Anak Kota Bukittinggi 2025 oleh Duta Anak, serta pengukuhan simbolis yang dilakukan langsung oleh Wali Kota kepada para Duta Anak terpilih. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran OPD terkait, tokoh perempuan, organisasi masyarakat, guru pembimbing SLTP dan SLTA, serta perwakilan siswa se-Kota Bukittinggi.
Wali Kota Ramlan Nurmatias, mengatakan Duta Anak dan pengurus Forum Anak Bukittinggi 2025-2027 merupakan representasi terbaik dari generasi Bukittinggi yang cerdas, kreatif dan berkarakter.
la melanjutkan, Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen mewujudkan kota layak anak melalui berbagai program yang telah dijalankan, seperti bantuan uang komite bagi siswa SMA/SMK untuk keluarga kurang mampu, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa baru SD dan SMP.
Kemudian program inovatif GAGAH GEMILANG, yaitu pemberian akses gratis masuk objek wisata bagi anak-anak Bukittinggi pada hari spesial.
“Sebagai wujud kepedulian terhadap tumbuh kembang anak, akan diberikan akses masuk gratis ke kebun binatang bagi anak-anak pada hari ulang tahun mereka,” katanya pada saat memberikan sambutan.
Nantinya, anak-anak yang berulang tahun cukup menunjukkan Kartu Tanda Pelajar, anak-anak dapat mengakses wisata edukatif secara gratis.
“Selain sebagai bentuk apresiasi, hal ini juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan,” ujarnya.
Ia mengatakan, Pemko Bukittinggi terus mengupayakan perlindungan terhadap hak anak, termasuk upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak.
“Para duta anak diharapkan mampu menjadi inspirasi dan agen perubahan di tengah masyarakat serta pelopor kegiatan positif di kalangan anak dan remaja. lebih sedikit,” sebutnya.











