Sorotan.id – Sumatera Barat tidak hanya dikenal akan rendang dan sate padangnya yang telah mendunia, tetapi juga memiliki beberapa gunung yang tersebar di beberapa wilayah.
Gunung ini ada yang berstatus aktif maupun tidak. Berikut deretan gunung api aktif di Sumatera Barat dilansir dari MAGMA Indonesia pada Jumat, (12/7).
Gunung Marapi
Gunung Marapi terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam dengan ketinggian 2891 mdpl. Gunung ini berstatus level II (Waspada) dengan rekomendasi, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki, pengunjung ataupun wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
Kemudian masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau bantaran atau aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi atau ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Gunung Talang
Gunung Talang terletak di Kabupaten Solok dengan ketinggian 2597 mdpl. Gunung ini berstatus Level I (Normal) dengan rekomendasi masyarakat disekitar Gunung Api Talang dan pengunjung atau wisatawan tidak mendekati dan bermalam di sekitar kawah Gunung Talang (Kawah Selatan dan Kawah Utama) dalam radius 500 meter.
Gunung Kerinci
Gunung Kerinci terletak di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan ketinggian 3805 mdpl. Gunung ini adalah gunung tertinggi di Pulau Sumatera.
Gunung ini berstatus Level II (Waspada) dengan rekomendasi, pertama, masyarakat di sekitar gunung api kerinci dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak gunung api kerinci di dalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya/KRB III). Kemudian sebaiknya jalur penerbangan di sekitar gunung api kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.
Gunung Tandikek
Gunung ini terletak di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam dengan ketinggian 2438 mdpl. Gunung tandikek berstatus Level I (Normal) dengan rekomendasi pengunjung atau wisatawan agar berhati-hati ketika berada di lokasi kawah, karena struktur batunya labil dan mudah lepas serta tidak berkemah di dasar kawah, dan dimungkinkan terdapat gas vulkanik beracun pada malam hari terutama pada saat cuaca buruk.











