Sorotan.id – Pemerintah Kota Bukittingi resmikan peluncuran program Z-AUTO Baznas dan menyerahkan secara simbolis bantuan program pendistribusian zakat untuk mustahik.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengatakan program ini dapat memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan generasi muda, termasuk mahasiswa asal Bukittinggi yang sedang menempuh studi di Mesir.
“Zakat yang dikelola secara amanah akan membawa berkah dan perubahan besar. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mencetak generasi cerdas yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” tuturnya dalam keterangan resminya pada Kamis, (10/7).
Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Edi Syahmian menjelaskan, bahwa program pendistribusian zakat kali ini mencakup bantuan untuk 183 mustahik dengan total dana sebesar Rp 258.600.000.
Bantuan tersebut terdiri dari berbagai program, yaitu bantuan pendidikan melalui Program Bukittinggi Cerdas untuk 32 orang, bantuan modal usaha dalam Program Bukittinggi Makmur untuk 50 orang, bantuan biaya hidup melalui Program Bukittinggi Peduli untuk 34 orang.
Kemudian bantuan untuk anak stunting dalam Program Bukittinggi Sehat kepada 52 orang, bantuan pengobatan juga dalam Program Bukittinggi Sehat untuk 5 orang, serta bantuan pendidikan untuk kuliah ke Mesir melalui Program Bukittinggi Taqwa kepada 10 orang.
“Baznas juga menyalurkan bantuan khusus melalui Program Z-AUTO (Zakat Otomotif) senilai Rp300.000.000 kepada 15 mustahik dari Program Bukittinggi Makmur, masing-masing menerima bantuan modal usaha bengkel sebesar Rp20.000.000,” ujarnya.
Ia mengatakan, peluncuran Program Z-AUTO merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor otomotif.
“Z-AUTO bukan sekadar bantuan kendaraan, tetapi menjadi simbol semangat kemandirian ekonomi umat,” imbuhnya.











