Sorotan.id – Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta mengungkapkan sejumlah visi dan arah pembangunan Payakumbuh untuk lima tahun ke depan. Hal itu disampaikannya pada saat menjadi narasumber dalam program Opini (Obrolan Penuh Inspirasi) yang disiarkan oleh Denai TV pada, Kamis (17/07) sore.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyatakan komitmennya untuk membangun kota dengan pendekatan yang dekat dan menyatu dengan masyarakat.
Ia mengatakan, dirinya tidak sedang mencari popularitas, melainkan ingin mengabdi untuk kampung halamannya.
“Saya tidak mencari popularitas. Saya hanya ingin membangun kampung halaman saya. Karena itu, kami bergantian hadir ke tengah masyarakat. Bisa saya, bisa Wakil Wali Kota, atau Sekda, yang enting kami selalu ada untuk masyarakat,” katanya.
Menjawab pertanyaan host mengenai sejumlah penataan kota yang menuai kontroversi, Zulmaeta menjelaskan bahwa semua dilakukan demi mewujudkan tata kelola yang lebih baik.
“Kami ingin bagaimana sampah tidak lagi menjadi masalah utama. Soal penertiban pasar, itu bukan berarti menggusur pedagang, tetapi menata agar semua bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Ia mencontohkan keberadaan pedagang yang menggunakan fasilitas umum seperti trotoar dan lorong jalan.
Hal ini, menurutnya, kerap mengganggu masyarakat lain yang juga memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Kami sudah siapkan kios-kios untuk pedagang. Makanya kami minta agar fasilitas publik tidak digunakan untuk berjualan. Kita ingin menciptakan kota yang nyaman bagi semua,” terangnya.
Kemudian, terkait pengembangan ekonomi lokal, Zulmaeta menyebut Pemko Payakumbuh terus mendorong pelaku UMKM agar naik kelas dan mampu menembus pasar internasional.
“Kami mendukung penuh agar UMKM kita bisa ekspor ke luar negeri. Saat ini, kita juga tengah merintis kerja sama dengan Kamar Dagang negara tetangga. Secara lisan sudah disepakati, tapi tentu tetap harus melalui aturan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah tengah merumuskan regulasi yang menguntungkan kedua belah pihak dalam proses ekspor dan impor antar daerah maupun lintas negara.
Selanjutnya, seperti yang diketahui bersama, Payakumbuh yang dikenal dengan kreativitas anak mudanya, menurut Zulmaeta, akan terus diberi ruang untuk berkembang.
Pemko Payakumbuh komit akan memfasilitasi lahirnya ide-ide inovatif dan kreatif dari generasi muda.
“Saya senang dengan semangat anak muda yang inovatif. Kita akan beri ruang, pembinaan, dan waktu agar mereka bisa berkembang. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan yang harus kita bentuk sejak dini,” katanya.











