Sorotan.id – Iran sebut militer negaranya dan semangat yang kuat di kalangan angkatan bersenjata punya kemampuan untuk terlibat dalam perang berkelanjutan hingga 10 tahun lamanya dengan Israel
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Brigadir Jenderal Amir Mohammadreza Ashtiani, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran. Pernyataan itu disampaikan usai negaranya terlibat militer baru-baru ini dengan Israel dan AS.
Dia mengatakan bahwa Iran sejauh ini hanya mengalami sedikit kerusakan peralatan selama konflik 12 hari pada bulan Juni tersebut.
“Peralatan kita tidak mengalami kerusakan yang signifikan, dan kita memiliki persediaan yang cukup untuk berperang selama sepuluh tahun jika diperlukan,” katanya dilansir dari detiknews.com, Selasa, (15/7).
Ia melanjutkan, peralatan saja tidak menentukan keberhasilan di medan perang, tetapi juga didorong oleh angkatan bersenjata yang berpengalaman, terlatih dengan baik hingga dilengkapi dengan sistem pertahanan modern.
Ia menilai, sejauh ini musuh-musuh Iran kekurangan komponen kunci kekuatan militer.
Sebagaimana diketahui, pada 13 Juni lalu, Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran, menewaskan banyak komandan militer berpangkat tinggi, ilmuwan nuklir dan warga sipil.Lebih dari seminggu kemudian, Amerika Serikat juga memasuki perang dengan mengebom tiga lokasi nuklir Iran.
Merespon hal itu, Angkatan Bersenjata Iran menargetkan lokasi-lokasi strategis di Israel serta pangkalan udara al-Udeid di Qatar, pangkalan militer Amerika Serikat yang terbesar di Asia Barat.











