• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kerjasama & Iklan
  • Ketentuan Privasi
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International
Live TV
No Result
View All Result
Sorotan.id
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International
No Result
View All Result
Sorotan.id
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Perang India – Pakistan Bikin Petani Gambir Menjerit, Harga Turun Drastis

Kamis, 15/05/2025 | 6:38 WIB
in Uncategorized
0
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Sorotan.id – Perang India – Pakistan bikin petani gambir di Sumatera Barat, Khususnya Pesisir Selatan dan Limapuluh Kota Menjerit. Pasalnya, harga gambir turun drastis.

Harga gambir yang bisa mencapai Rp 115.000 per kilogram turun hingga Rp 20.000 per kilogram. Kondisi ini membuat para petani Gambir kelabakan dan mengalami kerugian yang cukup besar.

Seorang petani gambir asal nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan, Ike (32) menyebutkan turunnya harga gambir sudah dirasakan sejak sepekan terakhir.

RelatedPosts

60 Yrs Older Girls Are️️️easier To️️️bang Completely Free Sex

Gay Porn Games Actual Porn Pics & Video, Play On-line

Sites Like Listcrawler: Hookup Sites To Rival This Legend

“Pekan ini sangat anjlok (harga gambir-red). Per kilogramnya sampai Rp 20 ribu,” ucap Ike, Selasa (14/5/2025).

Akibatnya pendapatan masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota yang menggantungkan hidup dari gambir pun jadi turun. Harga seperti ini tidak pernah terjadi semenjak Covid-19 silam.

“Dipastikan tidak ada keuntungan yang diperoleh Petani. Karena nilai standar yang masih bisa membuat petani untung, harga harus diatas Rp 40.000 per kilogram,” ucap Ike.

Sementara itu, seorang eksportir Gambir di Kabupaten Padang Pariaman, Punit menyebutkan salah satu factor turunnya harga gambir adalah Perang antara India dan Pakistan. Namun, factor ini bukan menjadi hal yang utama. Karena ada factor lain seperti permainan harga oleh pengepul di tingkat daerah dan kualitas gambir yang buruk.

“Faktor perang India dan Pakistan memang menjadi salah satu turunnya harga gambir. Karena India dan Pakistan menjadi tujuan penjualan gambir dari Sumatera Barat. Namun ada juga factor lain yakni permainan harga oleh pengepul di tingkat daerah itu sendiri dan kualitas gambir yang buruk,” kata Punit.

Punit juga menyebutkan pihaknya sering mendapati gambir yang dicampur dengan tanah. Hal ini membuat kualitas gambir sangat buruk dan harga pun akan turun drastis.

“Banyak saya dapati gambir dicampur dengan tanah otomatis langsung saya tolak. Jika kualitas gambirnya bagus, harga digudang saya bisa mencapai Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu perkilogram,” ucap Punit.

Selain itu, ada juga cara yang salah dalam memanen daun gambir. Dimana untuk bisa mendapatkan getah gambir yang bagus, usia daun harus memiliki rentang usia 3 hingga 4 bulan. Di usia tersebut, dipastikan getah gambir memiliki kandungan katekin yang tinggi.

“Setelah diuji, unsur katekinnya rendah bahkan tidak ada sama sekali. Ini factor daunnya masih muda tapi sudah dipanen. Karena itu butuh kejujuran dan kesabaran dari petani dalam memproduksi gambir agar harga tidak anjlok,” kata Punit lagi.

Diakui Punit, saat ini memang terjadi penumpukan stok barang di gudang karena perperangan India – Pakistan mempengaruhi permintaan gambir leh India dan Pakistan. Secara ekonomi fenomena seperti ini memang tidak bisa dihindari. Alhasil harga akan jatuh.

“Saya belum bisa memastikan bagaimana kondisi harga gambir kedepannya. Harapan tentu ada, agar kondisi kedua negara bisa kondusif,” harap Punit. (*)

Previous Post

Pemprov Sumbar Jamin Hewan Kurban Tahun 2025 Bebas PMK

Next Post

100 Hari Kerja Annisa – Leli Sudah 3 Pejabat Muncur, Termasuk Sekda Dharmasraya

Redaksi

Redaksi

Next Post

100 Hari Kerja Annisa – Leli Sudah 3 Pejabat Muncur, Termasuk Sekda Dharmasraya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ahlul Badrito Resha Didorong Maju Jadi Bupati Lima Puluh Kota

Ahlul Badrito Resha Didorong Maju Jadi Bupati Lima Puluh Kota

Rabu, 25/01/2023 | 10:41 WIB
Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Pasaman Kembali Ditemukan

Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Pasaman Kembali Ditemukan

Rabu, 02/03/2022 | 21:47 WIB
Alek Gadang Suku Banuhampu VII Koto Talago, Prof.Ganefri Bergelar Dt.Djunjungan Nan Bagadiang

Alek Gadang Suku Banuhampu VII Koto Talago, Prof.Ganefri Bergelar Dt.Djunjungan Nan Bagadiang

Sabtu, 20/05/2023 | 17:43 WIB

Dibawah Kepemimpinan M. Fadhlil Abrar, PTMSI Limapuluh Kota Panen Medali di Kejurprov 2024

Senin, 05/08/2024 | 11:06 WIB
Belum Ada Pendaftar, Seleksi Sekda Padang Diperpanjang

Belum Ada Pendaftar, Seleksi Sekda Padang Diperpanjang

1
M. Fadhlil Abrar Motivasi Peserta Lomba Tahfidz Estafet se-Kecamatan Luak

M. Fadhlil Abrar Motivasi Peserta Lomba Tahfidz Estafet se-Kecamatan Luak

1

Capaian Vaksinasi Anak Baru 7 Persen, Wako Hendri Septa Imbau Ortu Izinkan Anaknya divaksin

0

Wali kota Padang Pastikan PTM Berjalan Seperti Biasa

0
Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Pawai Taaruf Siswa SDS IT IPHI Payakumbuh

Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Pawai Taaruf Siswa SDS IT IPHI Payakumbuh

Kamis, 16/04/2026 | 10:50 WIB
Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Kamis, 16/04/2026 | 10:47 WIB
Dinas PKP Payakumbuh Optimalkan SIRENG Guna Dukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah

Dinas PKP Payakumbuh Optimalkan SIRENG Guna Dukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah

Kamis, 16/04/2026 | 10:40 WIB
Padang Usung Target Raih Predikat Utama KLA 2026

Padang Usung Target Raih Predikat Utama KLA 2026

Kamis, 16/04/2026 | 10:33 WIB

Rekomendasi

Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Pawai Taaruf Siswa SDS IT IPHI Payakumbuh

Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Pawai Taaruf Siswa SDS IT IPHI Payakumbuh

Kamis, 16/04/2026 | 10:50 WIB
Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Kamis, 16/04/2026 | 10:47 WIB
Dinas PKP Payakumbuh Optimalkan SIRENG Guna Dukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah

Dinas PKP Payakumbuh Optimalkan SIRENG Guna Dukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah

Kamis, 16/04/2026 | 10:40 WIB
Padang Usung Target Raih Predikat Utama KLA 2026

Padang Usung Target Raih Predikat Utama KLA 2026

Kamis, 16/04/2026 | 10:33 WIB

2

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kerjasama & Iklan
  • Ketentuan Privasi

© 2023 PT ARVO SATU MEDIA | All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International

© 2023 PT ARVO SATU MEDIA | All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In