• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kerjasama & Iklan
  • Ketentuan Privasi
Senin, April 20, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International
Live TV
No Result
View All Result
Sorotan.id
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International
No Result
View All Result
Sorotan.id
No Result
View All Result
Home hiburan

Aktivitas Gunung Marapi Meningkat, Waspadai Bahaya Abu Vulkanik

Kamis, 13/03/2025 | 11:48 WIB
in hiburan
0
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Sorotan.id – Gunung Marapi yang membentang di Kabupaten Tanah Datar dan Agam, mengalami peningkatan aktivitas sejak Maret 2025 ini. Tercatat ada 4 kali erupsi besar yang menyemburkan abu vulkanik ke wilayah sekitar gunung.

Selain bahaya guguran lava, awan panas dan lahar dingin, ancaman bahaya abu vulkanik patut diwasapadai. Dengan sebaran abu vulkanik yang bisa mencapai hingga 35 – 40 Kilometer dari puncak Gunung Marapi, dapat mempengaruhi Kesehatan Masyarakat.

Indonesia memiliki jumlah gunung berapi aktif sebanyak 127, terbanyak di dunia dan menduduki peringkat pertama dengan jumlah korban jiwa terbanyak. Hal ini mengingat letak Indonesia yang berada di antara dua benua dan dua Samudra. Indonesia juga terletak di antara ring of fire (cincin api Pasifik) yang membentang dari Nusa Tenggara, Bali, Jawa, Sumatra, Himalaya, hingga ke Mediterania. Inilah sebabnya di negara kita banyak gunung berapi aktif yang bisa meletus sewaktu-waktu.

RelatedPosts

Mesjid Berbentuk Kapal Bakal Jadi Icon Religi Baru di Padang Pariaman

Sebelum Membeli, Kenali Dulu Cara Memahami Komponen Pada Label Produk Pestisida

Perbedaan Pestisida, Insektisida dan Herbisida : Mengenal Jenis dan Fungsinya

Dengan kondisi Indonesia yang seperti ini sangat berisiko bagi warganya terpapar tidak hanya guguran lava dan awan panas tetapi juga abu vulkanik. Setiap terjadi erupsi gunung berapi di Tanah Air, seperti yang terjadi pada Gunun Merapi, abu vulkanik menyebar dengan cepat ke daerah sekitarnya. Ini membahayakan bagi kesehatan.

Abu vulkanik itu sendiri terbentuk dari material letusan gunung api yang terdiri dari batuan, kaca vulkanik, dan mineral-mineral yang sangat halus. Partikel-partikel ini dapat terbang jauh mengikuti arah angin, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan di sekitar gunung api, tetapi juga di daerah yang lebih luas. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahaya abu vulkanik serta cara menghadapinya.

Salah satu dampak utama dari abu vulkanik adalah gangguan kesehatan. Partikel halus yang terkandung dalam abu dapat masuk ke dalam saluran pernapasan dan menyebabkan iritasi. Orang yang menghirup abu vulkanik berisiko mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata, hingga gangguan pernapasan serius seperti bronkitis atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta penderita asma atau penyakit paru-paru lainnya harus lebih berhati-hati.

Selain itu, abu vulkanik juga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Partikel abu yang menempel pada daun tanaman dapat menghambat proses fotosintesis, yang pada akhirnya dapat merusak tanaman pertanian. Hujan yang turun setelah letusan dapat menyebabkan abu bercampur dengan air dan membentuk lumpur vulkanik yang berbahaya. Jika lumpur ini terbawa aliran sungai, maka dapat menyebabkan banjir lahar yang merusak permukiman dan infrastruktur.

Dampak terhadap infrastruktur juga tidak bisa diabaikan. Abu vulkanik yang menumpuk di atap bangunan bisa menyebabkan atap runtuh karena beban yang terlalu berat. Selain itu, abu yang mengendap di jalan raya dapat membuat permukaan menjadi licin, meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Bandara juga sering kali harus ditutup karena abu vulkanik dapat merusak mesin pesawat dan mengurangi visibilitas penerbangan.

Sektor ekonomi pun turut terdampak akibat abu vulkanik. Aktivitas pertanian, peternakan, dan perikanan dapat terganggu, menyebabkan penurunan produksi dan kerugian bagi para petani serta peternak. Sementara itu, sektor pariwisata di daerah sekitar gunung berapi yang aktif juga sering mengalami penurunan jumlah wisatawan akibat kekhawatiran akan bahaya abu vulkanik.

Menghadapi ancaman abu vulkanik, penting bagi masyarakat untuk mengambil langkah-langkah mitigasi. Salah satunya adalah dengan menggunakan masker yang sesuai, seperti masker N95, yang dapat menyaring partikel-partikel kecil di udara. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk tetap berada di dalam rumah jika terjadi hujan abu dan menutup rapat pintu serta jendela agar abu tidak masuk ke dalam rumah.

Selain itu, pemerintah dan pihak berwenang harus meningkatkan sistem peringatan dini serta menyediakan informasi yang akurat mengenai kondisi gunung api. Sosialisasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi bencana abu vulkanik juga harus digalakkan, termasuk langkah-langkah evakuasi jika situasi memburuk.

Bagi para pengendara, penting untuk lebih berhati-hati saat berkendara di jalan yang tertutup abu vulkanik. Mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menggunakan lampu kendaraan meski di siang hari dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, filter udara kendaraan juga perlu dibersihkan secara berkala agar mesin tetap berfungsi dengan baik.

Di sektor pertanian, para petani perlu mengambil langkah-langkah untuk melindungi tanaman mereka, seperti menutupi tanaman dengan plastik atau membersihkan abu secara berkala agar tidak merusak hasil panen. Air bersih juga harus dikelola dengan baik, karena abu vulkanik dapat mencemari sumber air dan mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat.

Selain upaya mitigasi, kesiapsiagaan dalam menghadapi letusan gunung api juga sangat penting. Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api harus selalu mengikuti perkembangan informasi dari Badan Geologi atau instansi terkait, serta memahami jalur evakuasi yang telah ditetapkan. Kesiapan ini dapat mengurangi risiko dan meningkatkan keselamatan saat terjadi erupsi.

Meskipun abu vulkanik memiliki banyak dampak negatif, masyarakat dapat menghadapinya dengan persiapan yang baik dan langkah-langkah mitigasi yang tepat. Kesadaran akan bahaya abu vulkanik serta tindakan preventif yang dilakukan dapat membantu mengurangi risiko dan kerugian yang ditimbulkan. (*)

 

Previous Post

Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Menjulang Tinggi Di Atas Gunung Marapi

Next Post

Anggota Satpol PP Padang Tewas Dalam Laka Maut di Kota Pariaman

Redaksi

Redaksi

Next Post

Anggota Satpol PP Padang Tewas Dalam Laka Maut di Kota Pariaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ahlul Badrito Resha Didorong Maju Jadi Bupati Lima Puluh Kota

Ahlul Badrito Resha Didorong Maju Jadi Bupati Lima Puluh Kota

Rabu, 25/01/2023 | 10:41 WIB
Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Pasaman Kembali Ditemukan

Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Pasaman Kembali Ditemukan

Rabu, 02/03/2022 | 21:47 WIB
Alek Gadang Suku Banuhampu VII Koto Talago, Prof.Ganefri Bergelar Dt.Djunjungan Nan Bagadiang

Alek Gadang Suku Banuhampu VII Koto Talago, Prof.Ganefri Bergelar Dt.Djunjungan Nan Bagadiang

Sabtu, 20/05/2023 | 17:43 WIB

Dibawah Kepemimpinan M. Fadhlil Abrar, PTMSI Limapuluh Kota Panen Medali di Kejurprov 2024

Senin, 05/08/2024 | 11:06 WIB
Belum Ada Pendaftar, Seleksi Sekda Padang Diperpanjang

Belum Ada Pendaftar, Seleksi Sekda Padang Diperpanjang

1
M. Fadhlil Abrar Motivasi Peserta Lomba Tahfidz Estafet se-Kecamatan Luak

M. Fadhlil Abrar Motivasi Peserta Lomba Tahfidz Estafet se-Kecamatan Luak

1

Capaian Vaksinasi Anak Baru 7 Persen, Wako Hendri Septa Imbau Ortu Izinkan Anaknya divaksin

0

Wali kota Padang Pastikan PTM Berjalan Seperti Biasa

0
Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Pawai Taaruf Siswa SDS IT IPHI Payakumbuh

Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Pawai Taaruf Siswa SDS IT IPHI Payakumbuh

Kamis, 16/04/2026 | 10:50 WIB
Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Kamis, 16/04/2026 | 10:47 WIB
Dinas PKP Payakumbuh Optimalkan SIRENG Guna Dukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah

Dinas PKP Payakumbuh Optimalkan SIRENG Guna Dukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah

Kamis, 16/04/2026 | 10:40 WIB
Padang Usung Target Raih Predikat Utama KLA 2026

Padang Usung Target Raih Predikat Utama KLA 2026

Kamis, 16/04/2026 | 10:33 WIB

Rekomendasi

Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Pawai Taaruf Siswa SDS IT IPHI Payakumbuh

Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Pawai Taaruf Siswa SDS IT IPHI Payakumbuh

Kamis, 16/04/2026 | 10:50 WIB
Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Kamis, 16/04/2026 | 10:47 WIB
Dinas PKP Payakumbuh Optimalkan SIRENG Guna Dukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah

Dinas PKP Payakumbuh Optimalkan SIRENG Guna Dukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah

Kamis, 16/04/2026 | 10:40 WIB
Padang Usung Target Raih Predikat Utama KLA 2026

Padang Usung Target Raih Predikat Utama KLA 2026

Kamis, 16/04/2026 | 10:33 WIB

2

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kerjasama & Iklan
  • Ketentuan Privasi

© 2023 PT ARVO SATU MEDIA | All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International

© 2023 PT ARVO SATU MEDIA | All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In