Sementara itu Camat Padang Selatan, Anhal Mulya Perkasa menyebutkan dalam Musrembang tahun 2025 ini, setiap kelurahan memasukkan 5 usulan rencana pembangunan unggulan. Setelah itu akan dibahas dan dua usulan prioritas akan diteruskan ke Musrembang tingkat Kotamadya.
“Setelah Musrembang Kecamatan ini, setiap kelurahan ada usulan unggulan yang diteruskan ke Musrembang tingkat Kota,” kata Anhal.
Kecamatan Padang Selatan yang ada 12 kelurahan, artinya akan ada 24 usulan pembangunan unggulan di Kecamatan Padang Selatan.
Seperti penanganan banjir d Kelurahan Rawang, Penangangan Abrasi di Pantai Air manis yang saat ini suda mengancan SD Negeri 07 Air Manis, kemudian program unggulan lain yang langsung bersentuhan kepada masyarakat.
“Musrembang Kecamatan Padang Selatan berfokus pada perencanaan pembangunan yang mencakup infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta kesejahteraan sosial dan ekonomi,” katanya.
Beberapa OPD yang akan dilibatkan dalam dalam program ini antara lain Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Ketenagakerjaan , Dinas Pariwisata, dan Pendidikan dan Kebudayaan.
Disisi lain, pakar dan pelaku pariwisata Sumatera Barat, James Helliward menyebutkan banyak potensi wisata di Kecamatan Padang Selatan yang bisa dibawa ke dunia Internasional.
Seperti Gunung Padang, Jembatan Siti Nurbaya, Malin Kundang di Pantai Air Manis, Teluk Bayur dan lainnya. Semua itu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat pada khususnya dan kota Padang pada umumnya.
“Sebenarnya sudah banyak orang potensial yang siap untuk memajukan pariwisata Kota Padang ini. Hanya perlu dirangkul dan buat aksi nyata. Ini PR kita bersama baik pemerintah, masyarakat, swasta dan tokoh masyarakat,” kata James. (*)










