Sorotan – Kepala BPJS Kesehatan cabang Bukittinggi Haris Prayudi menjelaskan, selama libur lebaran 8-15 April 2024, pihaknya berkomitmen memudahkan peserta JKN dalam mengakses pelayanan kesehatan yang diperlukan.
Peserta yang berada di luar wilayah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar, dapat mengakses pelayanan rawat jalan di FKTP lain, paling banyak tiga kali kunjungan dalam waktu 1 bulan.
BPJS Kesehatan juga telah miliki kemudahan pelayanan administrasi JKN selama libur lebaran seperti, layanan informasi PANDAWA dengan nomor 08118165165, aplikasi mobile JKN, VIKA yang terkoneksi dengan care center 165, BPJS SATU sebagai pemandu layanan peserta, care center 165, website bpjs- kesehatan. go.id dan CHIKA.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Linda Faroza, menyampaikan, Pemko Bukittinggi juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk menyambut libur lebaran Idul Fitri 1445 H. Salah satunya, Dinas Kesehatan, menyiapkan sejumlah posko kesehatan, untuk layani masyarakat, pemudik dan pengunjung.
“Kita di Dinas Kesehatan, telah siapkan fasilitas kesehatan serta tenaga kesehatan yang standby. Ada 6 rumah sakit, 7 puskesmas, ambulance siaga 24 jam dengan telpon 085103012113. Selama lebaran, kita ada 5 pos pelayanan kesehatan terpadu dan 13 fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Untuk lima pos pelayanan kesehatan itu, posisinya cukup strategis. Posko kesehatan di Jam Gadang, Simpang Tugu Polwan dan Terminal Aur Kuning, yang mulai aktif H-6 hingga H+6 Selanjutnya, posko kesehatan di TMSBK dan Taman Panorama, mulai aktif H+1 hingga H+6.
“Kita juga siapkan ambulance gratis 24 jam untuk mengantar dan menjemput pasien gawat darurat. Kita juga berkoordinasi bersama PMI dengan jumlah personil 21 orang,” ujarnya.











