• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kerjasama & Iklan
  • Ketentuan Privasi
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Sorotan.id
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International
No Result
View All Result
Sorotan.id
No Result
View All Result
Home Travel

Bofet Garuda ‘Legend’ di Pasar Raya Itu Masih Ada

Minggu, 19/10/2025 | 16:28 WIB
in Travel
0
0
Bofet Garuda ‘Legend’ di Pasar Raya Itu Masih Ada
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Sorotan.id – Pasar Raya Padang punya banyak cerita. Mereka yang terlahir dan kini disebut sebagai generasi X maupun generasi milenial pasti mengetahuinya. Bahwa di bawah gedung Fase VII (Matahari Departemen Store) dulunya terdapat bofet yang selalu disinggahi para pembeli.

Namanya Bofet Garuda. Dulu, tempat melepas selera itu hanya menghuni satu petak toko. Tetapi peminatnya datang silih berganti. Ramai.

Bofet Garuda sudah ada sejak sekitar tahun 1980-an. Menu makanan yang paling diincar dan disukai yakni Soto Padang dan Gado-Gado. Selain itu juga ada bistik kentang, nasi goreng, mie goreng, dan lainnya. Minuman yang menyegarkan yakni es tebak. Harganya pun “manenggang” pas di kantong.

Bofet ini selalu ramai. Ramai oleh “induak-induak” yang pergi “manuka” (belanja) di pasar. Penat berbelanja dan keliling pasar, ujung-ujungnya pasti melipir ke Bofet Garuda. Mengganjal perut yang terasa lapar sambil mengisi “amunisi” agar setelah itu bisa kembali berkeliling Pasar Raya yang seluas nagari.

Bofet Garuda pernah jaya di masanya. Namun akhirnya tenggelam setelah gempa besar melanda Kota Padang tahun 2009. Bangunan Fase VII mengalami kerusakan di mana-mana. Atap bocor, gedung dan lantai retak. Pengunjung lebih memilih berbelanja di luar gedung Fase VII.

Kondisi itu terjadi cukup lama. Fase VII sepi. Begitu juga Bofet Garuda. Hingga pada sekitar tahun 2019, bofet itu tutup.

Sekian lama vakum, Bofet Garuda yang melegenda itu muncul kembali. Bofet itu tampil dengan wajah baru di tempat yang baru di gedung Fase VII. Gedung Fase VII yang selesai dibangun oleh Pemko Padang melalui bantuan dana pusat, menampung pedagang yang telah lama berjualan di sana. Termasuk Bofet Garuda

“Setelah lima tahun vakum, kini Bofet Garuda hadir kembali,” kata Fikru, cucu pemilk Bofet Garuda saat ditemui, Sabtu (18/10/2025).

Fikru merupakan generasi ketiga pemilik Bofet Garuda. Lelaki yang masih berusia 18 tahun itu memilih merintis kembali kejayaan Bofet Garuda.

“Lima tahun belakangan, orangtua memilih mengembangkan usaha ini di Jakarta, untuk kemudian kembali ke kampung halaman,” ungkapnya.

Fikru mengaku, setelah Gedung Fase VII selesai dibangun, orangtua memilih kembali melayani pembeli. Kini, Bofet Garuda tidak lagi berada di lantai dasar Fase VII. Tetapi di lantai dua.

“Pemko Padang sengaja menempatkan pedagang kuliner di lantai atas untuk menghindari terjadinya kebakaran yang dapat menghanguskan seluruh gedung,” terangnya.

Menu yang dihidangkan bagi pengunjung masih tetap sama. Tidak ada perubahan. Soal rasa, tidak ada yang berubah. Karena yang memasak menu makanan masih “pemain lama”, Vanni—generasi kedua Bofet Garuda.

“Sekarang ibu di rumah, ibu yang memasak di rumah, kami yang menghidangkan di sini,” aku Fikru.

Harga makanan di Bofet ini cukup terjangkau. Seporsi Soto Garuda dijual Rp20 ribu. Kemudian Gado-Gado, Nasi Goreng dan lainnya dijual Rp15 ribu seporsi. Sedangkan minuman dijual Rp12 ribu.

“Selama ini memang banyak yang bertanya dan mencari Bofet Garuda, kini kami hadir dengan kekuatan baru,” jelas Fikru.

Bagi yang ingin mengulang kembali kenangan lama, datanglah ke Bofet Garuda. Ketika penat berkeliling Pasar Raya, singgahlah.(Charlie Ch. Legi)

Previous Post

Gedung Pustaka Pemko Padang Rampung, Desember Mulai Operasi

Next Post

Ribuan Warga Padati Kantor Gubernur Sumbar, Donasi untuk Palestina Tembus Rp2 Miliar

Redaksi

Redaksi

Next Post
Ribuan Warga Padati Kantor Gubernur Sumbar, Donasi untuk Palestina Tembus Rp2 Miliar

Ribuan Warga Padati Kantor Gubernur Sumbar, Donasi untuk Palestina Tembus Rp2 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ahlul Badrito Resha Didorong Maju Jadi Bupati Lima Puluh Kota

Ahlul Badrito Resha Didorong Maju Jadi Bupati Lima Puluh Kota

Rabu, 25/01/2023 | 10:41 WIB
Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Pasaman Kembali Ditemukan

Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Pasaman Kembali Ditemukan

Rabu, 02/03/2022 | 21:47 WIB
Alek Gadang Suku Banuhampu VII Koto Talago, Prof.Ganefri Bergelar Dt.Djunjungan Nan Bagadiang

Alek Gadang Suku Banuhampu VII Koto Talago, Prof.Ganefri Bergelar Dt.Djunjungan Nan Bagadiang

Sabtu, 20/05/2023 | 17:43 WIB

Dibawah Kepemimpinan M. Fadhlil Abrar, PTMSI Limapuluh Kota Panen Medali di Kejurprov 2024

Senin, 05/08/2024 | 11:06 WIB
Belum Ada Pendaftar, Seleksi Sekda Padang Diperpanjang

Belum Ada Pendaftar, Seleksi Sekda Padang Diperpanjang

1
M. Fadhlil Abrar Motivasi Peserta Lomba Tahfidz Estafet se-Kecamatan Luak

M. Fadhlil Abrar Motivasi Peserta Lomba Tahfidz Estafet se-Kecamatan Luak

1

Capaian Vaksinasi Anak Baru 7 Persen, Wako Hendri Septa Imbau Ortu Izinkan Anaknya divaksin

0

Wali kota Padang Pastikan PTM Berjalan Seperti Biasa

0
Mahasiswi Universitas Brawijaya Asal Payakumbuh Ratu Tifani Tasyamura, Ciptakan Suasana Belajar Interaktif Di MI Mathlaul Huda Malang

Mahasiswi Universitas Brawijaya Asal Payakumbuh Ratu Tifani Tasyamura, Ciptakan Suasana Belajar Interaktif Di MI Mathlaul Huda Malang

Rabu, 22/07/2026 | 11:00 WIB
Rehab Rekon Pengerjaan IPA Gunung Pangilun Dimulai, 500 air Liter Perdetik Siap Dihasilkan

Rehab Rekon Pengerjaan IPA Gunung Pangilun Dimulai, 500 air Liter Perdetik Siap Dihasilkan

Rabu, 22/07/2026 | 10:57 WIB
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116 Miliar Bagi Ketahanan Daerah

Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116 Miliar Bagi Ketahanan Daerah

Rabu, 22/07/2026 | 10:55 WIB
Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Ada Apa?

Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Ada Apa?

Rabu, 22/07/2026 | 10:54 WIB

Rekomendasi

Mahasiswi Universitas Brawijaya Asal Payakumbuh Ratu Tifani Tasyamura, Ciptakan Suasana Belajar Interaktif Di MI Mathlaul Huda Malang

Mahasiswi Universitas Brawijaya Asal Payakumbuh Ratu Tifani Tasyamura, Ciptakan Suasana Belajar Interaktif Di MI Mathlaul Huda Malang

Rabu, 22/07/2026 | 11:00 WIB
Rehab Rekon Pengerjaan IPA Gunung Pangilun Dimulai, 500 air Liter Perdetik Siap Dihasilkan

Rehab Rekon Pengerjaan IPA Gunung Pangilun Dimulai, 500 air Liter Perdetik Siap Dihasilkan

Rabu, 22/07/2026 | 10:57 WIB
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116 Miliar Bagi Ketahanan Daerah

Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116 Miliar Bagi Ketahanan Daerah

Rabu, 22/07/2026 | 10:55 WIB
Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Ada Apa?

Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Ada Apa?

Rabu, 22/07/2026 | 10:54 WIB

2

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kerjasama & Iklan
  • Ketentuan Privasi

© 2023 PT ARVO SATU MEDIA | All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Terkini
  • News
  • Sport
  • Travel
  • Opini
  • Video
  • Lifestyle
  • International

© 2023 PT ARVO SATU MEDIA | All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In