Sorotan.id – Selama moment lebaran 2025, pemerintah dan Hutama Karya membuka tol Padang-Sicincin secara gratis bagi pengendara. Baik saat mudik, libur lebaran dan arus balik. Jalan tol ini mulai dibuka sejak 24 Maret 2024 silam dan akan ditutup Kembali pada 10 April 2025 mendatang.
Pembukaan jalan tol sepanjang 36,6 KM ini untuk mendukung mobilitas para pemudik yang hendak ke kampung halaman.
“Kini, jalan tol Padang Sicincin sudah dibuka secara fungsional. Para pemudik yang menggunakan jalur darat menuju wilayah Sumatera Barat, bisa memilih opsi melewati jalan tol ini,” tulis Menteri keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam unggahan Instagram resmi miliknya di @smindrawari, Minggu (30/3/2025).
Sri Mulyani mengatakan, tol sepanjang 35,9 kilometer ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan pendanaan dari Badan Layanan Umum (BLU).
Hingga 20 Maret 2025, realisasi anggaran pembangunan proyek Tol ini mencapai Rp906, 24 miliar.
“Jalan tol ini dibangun dengan APBN #UangKita melalui pendanaan dari @blu.Iman dengan realisasi anggaran sebesar Rp906,24 miliar hingga 20 Maret 2025,” katanya.
Sri Mulyani mengabarkan bahwa pemerintah memberikan kebijakan khusus dengan menggratiskan penggunaan jalan tol ini selama periode Lebaran.
Dengan dibukanya secara gratis ini, pengendara yang melintas Padang-Sicincin memilih masuk jalan tol. Alhasil, selama libur lebaran aktivitas tol menjadi super sibuk.
Tercatat volume kendaraan tertinggi di antara tiga ruas tol fungsional yang dioperasikan PT Hutama Karya Persero selama masa libur Idul Fitri 1446 Hijriah jatuh pada hari selasa (1/4/2025). Atau hari kedua lebaran. tercatat sebanyak 9.602 kendaraan melintasi tol tersebut.
“Pada H2 Lebaran, volume kendaraan yang melintas di jalan Tol Padang Sicincin menjadi yang tertinggi dengan 9.602 kendaraan,” ungkap EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim.
Adjib menjelaskan, lonjakan kendaraan di jalan tol Padang sicincin sempat menimbulkan kepadatan di titik keluar Tol Tarok City dan Tol Kapalo Hilalang, yang terhubung langsung dengan simpang sebidang jalan nasional.
Untuk mengurai kemacetan, pihaknya berkoordinasi dengan Tim Lalu Lintas Polda Sumatera Barat dan melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara akses masuk dari arah Bypass menuju tol tersebut.
“Kami bersama pihak kepolisian berupaya agar kondisi arus tetap terkendali sehingga pengguna jalan tetap merasa nyaman selama mudik dan balik Lebaran,” jelasnya. (*)









