Sorotan.id – Seorang nelayan Bernama M. Aljanerri Pratama (30) dilaporkan hilang di perairan Muaro Panjalinan, Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (29/8/2025). Korban tidak lagi terlihat setelah perahunya terbalik sepulang menjaring ikan sekitar pukul 19.30 WIB.
Informasi yang dirangkum oleh Sorotan.id, korban menjaring ikan bersama rekannya Bernama Rio (35), hendak pulang dan menepikan perahu. Namun karena laju perahu tidak terkendali akibat munculnya gelombang di sekitar muara, membuat perahunya terbalik.
Rio dan Nerri pun tercebur. Bahkan kejadian ini luput dari perhatian masyarakat di sekitar muaro.
Masyarakat baru mengetahui kejadian setelah Rio berhasil menepi dan mencari bantuan kepada masyarakat sekitar sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, laporan orang hilang ini masuk ke SAR Padang sekitar pukul 22.35 WIB.
“Akibat perahu terbalik ini, ada dua orang yang terdampak. Korban atas nama Rio berhasil selamat dengan cara berenang ke tepi Sungai. Sedangkan rekannya Bernama Nerri dinyatakan hilang,” kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, Sabtu (29/3/2025).
Tim SAR langsung menuju Lokasi dan mulai melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB. Operasi ini dilakukan dengan menggunakan berbagai alat utama, seperti Rescue Car Double Cabin, LCR, Peralatan SAR Air, Perlengkapan Medis, serta alat komunikasi. Selain itu, diterjunkan juga alat-alat penglihatan dibawah permukaan air seperti Aqua Eye.
Walikota Padang, Fadli Amran yang mendapatkan laporan orang hilang ini pun langsung ke Lokasi. Terlihat dari beberapa dokumentasi BPBD Kota Padang orang no 1 di Kota Padang ini berdiskusi dengan petugas dan keluarga Korban. (*)









