Sorotan.id – Selama bulan suci Ramadhan 1446 H, Pemko Padang Panjang menggelar Pasar Murah di 4 lokasi strategis di wilayah kota Serambi Mekkah ini. Inisiatif ini guna menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama bulan puasa.
Kepala Bidang Perdagangan dan Perindustrian Disperdakop UKM, Azani Maizuar, menjelaskan secara rinci program pasar murah yang digelar di empat lokasi strategis di wilayah Padang Panjang.
“Kami menyelenggarakan pasar murah di empat lokasi, yaitu Kantor Lurah Koto Panjang, Guguk Malintang, Balai-Balai, dan Pasar Usang. Kegiatan ini akan berlangsung setiap Selasa, Rabu, dan Kamis, mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB,” ujar Azani pada Selasa (4/3/2025).
Program ini menawarkan sejumlah komoditas pangan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran. Beberapa produk yang tersedia antara lain minyak goreng Sari Murni: Rp18.500 per liter, minyak goreng Sari Murni: Rp37.000 per dua liter.
Gula pasir Rp18.000 per kilogram, telur ayam ras Rp51.000 per sak, beras Kuriak 10 kilogram: Rp162.000 per karung, beras Kuriak 5 kilogram: Rp81.000 per karung, beras Anak Daro 10 kilogram: Rp162.000 per karung, beras Anak Daro 5 kilogram: Rp81.000 per karung, beras SPHP 5 kilogram: Rp65.000 per karung.
Azani Maizuar menekankan bahwa program pasar murah ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.
“Kami berkomitmen memastikan warga dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Melalui program ini, Pemko Padang Panjang mengajak warga untuk memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Diharapkan, inisiatif pasar murah ini dapat membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi selama bulan suci Ramadan, sekaligus menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. (*)









