PASAMAN BARAT-sorotan.id – Atlet grasstrack Kota Payakumbuh, Chendika Arga, berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Prestasi tersebut diraih pada kelas 155 CC Standar U20 yang berlangsung di Sirkuit Ranah Patahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (10/10/2026).
Keberhasilan Chendika Arga menempati posisi tertinggi menjadi kabar menggembirakan bagi kontingen Kota Payakumbuh. Medali emas ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan atlet balap motor di Kota Payakumbuh mampu melahirkan pebalap yang kompetitif di tingkat provinsi.
Di balik capaian tersebut, terdapat kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan organisasi yang terus berupaya mempersiapkan para pebalap untuk menghadapi persaingan di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi di Sumatera Barat itu.
Chendika Arga mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya meraih medali emas di Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan yang telah dijalaninya sebelum menghadapi perlombaan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih medali emas untuk Kota Payakumbuh. Hasil ini tentu tidak lepas dari latihan, dukungan pelatih, tim, dan semua pihak yang telah membantu persiapan saya selama ini,” ujar Arga
“Medali ini saya persembahkan untuk Kota Payakumbuh dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang dan bagi atlet-atlet muda lainnya agar berani berjuang meraih prestasi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama pelatih grasstrack Kota Payakumbuh, Eldo, menyampaikan bahwa keberhasilan Chendika Arga meraih medali emas merupakan pencapaian yang patut disyukuri. Menurutnya, prestasi di arena balap tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan motor, tetapi juga kesiapan fisik, mental, strategi, dan konsistensi atlet selama menjalani perlombaan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur Chendika bisa meraih hasil terbaik dan membawa pulang medali emas untuk Kota Payakumbuh. Ini merupakan hasil dari kerja keras atlet dan proses persiapan yang telah dijalani,” ungkap Eldo.
“Harapan kami, prestasi ini tidak membuat atlet cepat berpuas diri. Justru harus menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan menjaga konsistensi agar ke depan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Payakumbuh, Afrizal Chan, mengapresiasi keberhasilan Chendika Arga yang berhasil menyumbangkan medali emas bagi Kota Payakumbuh.
Menurutnya, capaian tersebut memperlihatkan bahwa atlet balap motor daerah memiliki potensi besar untuk bersaing apabila mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang memadai.
“Kami mengapresiasi perjuangan Chendika Arga yang berhasil meraih medali emas untuk Kota Payakumbuh. Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua sekaligus menjadi bukti bahwa atlet-atlet kita memiliki potensi untuk berprestasi di tingkat provinsi,” ungkap Afrizal Chan.
Ditambahkan Arfrizal, prestasi ini hendaknya menjadi penyemangat bagi seluruh atlet, pelatih, dan jajaran pembinaan olahraga balap motor di Payakumbuh. “Kita berharap pembinaan atlet dapat terus berlanjut sehingga prestasi yang diraih hari ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada ajang-ajang berikutnya,” tambahnya.
Keberhasilan Chendika Arga di Sirkuit Ranah Patahan menjadi catatan positif bagi olahraga balap motor Kota Payakumbuh dalam gelaran Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Lebih dari sekadar medali, pencapaian tersebut menjadi pengingat bahwa prestasi olahraga lahir dari perpaduan bakat, disiplin, pembinaan, dan dukungan berbagai pihak. Bagi Kota Payakumbuh, medali emas yang diraih Chendika Arga bukan hanya kebanggaan hari ini, tetapi juga modal untuk membangun masa depan olahraga balap motor yang lebih berprestasi.











